Saat ini kaktuan kerja di Surabaya, pada sebuah perusahaan advertising. Tapi aufa ( The son of Kaktuan ) bersama bundanya di Tulungagung.  Jadi, sebagai ayah yang baik, kaktuan setiap minggu travelling ke Tulungagung, kaktuan bisa saja di sebut commuters. Dan banyak sekali orang yang melakukan perjalanan antar kota seminggu sekali seperti kaktuan, bahkan teman sekantor kaktuan yang hidup di jombang, setiap hari pulang ke jombang…… Kereta yang biasa digunakan adlah KRD atau Kereta Api Rel Diesel (CMIIW). Tapi, kaktuan berangkat di hari sabtunya, dengan menggunakan kerata api ekspress Rapi Dhoho, biayanya sangat murah….. lebih murah dari rokok bermerek satu pak lho… Harga tiketnya sampai tulungagung Rp. 5.500,- padahal jaraknya sekitar 150 km an………. Sangat murah bukan….. Viva PT. KAI…… Forza PT. KAI

Dengan banyaknya komuter, pemerintah hendaknya memandang sebagai peluang pertambahan income, itu pun kalau PT KAI bisa menata jalur dan jadwal keretanya agar tidak terlambat dari jadwal. Padahal jadwalnya sudah di tulis dalam satuan menit lho, semisal 15.27 or 14.25……..

Seperti di Jepang (walaupun kaktuan belum pernah kesana), jadwal sangat tepat, jadi jadwal kita akan sangat efisien dan efektif. 5 menit sebelum jadwal kita datang, trus kereta datang, trus berangkat. Belajar donk ke Jepang (tapi anggota dewan jangn menjadikan blog kaktuan sebagai alasan untuk kunker lho……….). Karena kurang bermanfaat kalo kunker, mending browsing aja……….

Back to commuters, Rute Surabaya – Sidoarjo ada juga, Surabaya – Lamongan ada, Surabaya – Kertosono ada. Tapi jadwalnya masih kurang tertata rapi. Ayo PT. KAI…… benahilah jadwalmu, tiket periksa yang bener (karena pernah sekali bayar di kondektur), interior gerbong perbaiki donk………

Semoga 5 tahun lagi, kau bisa menyamai railways di Jepang…….Amien